Bagaimana tidak aku merasa sepi, sedang tangan yang ku harap memegangku tidak ada. Beberapa kali harus merasa seperti ini. Berusaha dengan kaki dan tangan sendiripun akan selalu salah di depan kalian. Lidah yang tak bertulang justru sakitnya, bekasnya... Sembuh dan dilukai lagi. Oleh orang-orang yang sama. Kosongku, apakah benar kosong? Atau kau tak tampak di depan mereka dan aku tidak bisa menghargai diriku sendiri sebagaimana yang aku harus lakukan pada diri sendiri. Hanya saja ak selalu merasa tak berarti. Aku lelah. Aku memang tak punya hati sebesar seharusnya. Hatiku kecil. Tolong bantu besarkan hatiku. Aku sedih